AdvertorialDPRD Kutai Timur

Fraksi KIR DPRD Kutim Ajak Pilkada 2024 Jadi Momen Penuh Sukacita

KUTAI TIMUR – Setelah Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2024 selesai digelar, perhatian kini tertuju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan menjadi babak akhir dari rangkaian pesta demokrasi tahun ini. Pada 27 November 2024 mendatang, sebanyak 508 kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Kabupaten Kutai Timur (Kutim), akan melaksanakan Pilkada serentak.

Dalam rangka menyongsong perhelatan ini, Ketua Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) DPRD Kutim, David Rante, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut Pilkada dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Ajakan tersebut disampaikan David saat menyampaikan interupsi pada Rapat Paripurna ke-33 dan 34 DPRD Kutim yang digelar pada Senin malam, 12 Agustus 2024, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kutim.

“Jika ada berbagai poros dalam Pilkada, kami di poros Kabo (Kutim). Mari kita berkontestasi dengan baik, mendukung atau tidak mendukung adalah hal yang wajar, namun kita semua adalah satu bangsa yang hidup di Kabupaten Kutai Timur,” ujar David Rante yang disambut tepuk tangan oleh para hadirin dalam rapat tersebut.

Politisi dari Partai Gerindra ini juga menyampaikan penghargaan atas kerja keras pemerintahan Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang (ASKB) selama lima tahun terakhir dalam memimpin Kutai Timur. Ia berharap agar perjalanan pemerintahan di masa mendatang dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya.

“Perjalanan pemerintahan saat ini akan segera berakhir pada 14 Agustus 2024, dan kita semua berharap masa depan akan lebih cerah dari yang telah kita lalui,” lanjutnya.

Selain itu, David juga mengingatkan rekan-rekannya yang akan berpindah ke DPRD Provinsi Kalimantan Timur, seperti Arfan dan Agusriansyah Ridwan, untuk tetap menjaga kepedulian terhadap Kutai Timur. Ia menekankan pentingnya tetap terhubung dan memberikan perhatian kepada daerah asal mereka, meskipun mereka sudah tidak lagi menjabat di DPRD Kutim.

“Kepada rekan-rekan yang pindah ke DPRD Provinsi, jangan pernah lupakan Kutai Timur. Kita berasal dari sini, sering-seringlah menengok daerah ini,” tutup David. (Adv-DPRD/One).

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: