AdvertorialDPRD

Alfian Aswad: Pembangunan Infrastruktur di Kutai Timur Itu Tantangan

KUTAI TIMUR – Meski memiliki anggaran yang besar, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur masih dihadapkan pada sejumlah tantangan besar yang harus segera diatasi. Salah satu isu utama yang masih menjadi perhatian adalah pemerataan pembangunan infrastruktur dasar yang belum sepenuhnya dipahami oleh warga di 18 kecamatan.

Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Alfian Aswad, terkait dengan catatan khusus untuk kepemimpinan bupati dan wakil bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang di momen peringatan hari jadi ke-24 Kabupaten Kutai Timur.

“Meskipun kita memiliki APBD tertinggi sepanjang sejarah kabupaten ini berdiri, namun tantangan seperti pemerataan pembangunan masih harus dijawab,” ujarnya.

Alfian mengatakan pentingnya memanfaatkan momentum hari jadi Kabupaten Kutai Timur yang memiliki slogan “Tuah Bumi Untung Benua” ini untuk merefleksikan diri dan mempercepat pemerataan pembangunan di semua sektor, sebagaimana disampaikan oleh bupati dalam pidatonya di DPRD Kabupaten Kutai Timur.

“Program pembangunan dengan skema multiyears atau tahun jamak, yang seharusnya bisa dioptimalkan masih belum terlaksana dengan optimal. Kemajuan penyerapan anggarannya masih sangat kecil,” tambahnya.

Dirinya juga menyoroti tahun 2023 yang dianggap sebagai tahun yang belum ada aksi nyata dalam pelaksanaan program pembangunan, sementara alokasi anggaran sudah ditetapkan. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan besar yang harus segera dijalankan.

Adapun proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kutai Timur yang dikerjakan dengan skema tahun jamak antara lain proyek peningkatan drainase perkotaan untuk penanggulangan bencana banjir ditangani Bidang Sumberdaya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), peningkatan jalan dan pembangunan jembatan oleh bidang Bina Marga Dinas PUPR, proyek instalasi pembangunan pengolahan udara (IPA) dan jaringan bersih udara di kawasan pedesaan dan optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) oleh bidang Cipta Karya Dinas PUPR. Selain itu, ada juga proyek bidang perhubungan yakni Pelabuhan Kenyamukan di Sangatta Utara. (Adv-DPRD/De).

 

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: