PeristiwaPeristiwa Daerah

Viral Bersitegang dengan Satpol PP Saat Razia Miras, Oknum Prajurit TNI Kini Diperiksa Polisi Militer

SAMARINDA — Video ketegangan antara oknum anggota TNI dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda mendadak viral dan memicu kegaduhan publik. Insiden memalukan ini terjadi saat penertiban kafe tak berizin yang nekat menjual minuman keras (miras) di Jalan Teuku Umar, Samarinda, Selasa (22/9/2026) malam.

Aksi adu mulut di tengah penegakan Peraturan Daerah (Perda) tersebut langsung menyita perhatian publik usai rekaman amatirnya menyebar luas di media sosial. Menanggapi riak negatif di masyarakat, Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf terbuka secara resmi.

“Saya mewakili pimpinan, dalam hal ini Kodim 0901/Samarinda, mengucapkan permohonan maaf atas kejadian tersebut,” kata Arif, Rabu (23/9/2026).

Arif menegaskan, oknum prajurit yang bertingkah di luar batas tersebut tidak dibiarkan begitu saja. Setelah menjalani interogasi awal di internal Kodim, oknum tersebut kini telah diserahkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) VI/1 Samarinda guna menjalani proses hukum ketat.

“Saat ini yang bersangkutan melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut di Denpom VI/1. Penanganan akan dilakukan berdasarkan prosedur dan aturan hukum. Sanksi nantinya diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan serta tindakan yang terbukti dilakukan,” tegas Arif.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini, mengonfirmasi bahwa ketegangan bermula saat pasukannya menggelar razia penertiban Perda. Petugas mendatangi kafe di kawasan Teuku Umar yang terbukti menjual miras tanpa kantong izin resmi. Namun, alih-alih kooperatif, penertiban justru mendapat perlawanan hingga memicu intimidasi dan ketegangan di lokasi kejadian.(*/mn)

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: