JAYAPURA — Tokoh Pemuda Papua, Marco Buefar, memberikan apresiasi atas kinerja Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dalam menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua. Kehadiran aparat dinilai berhasil memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga, terutama di kawasan-kawasan yang masih menghadapi potensi gangguan keamanan.
Pernyataan tersebut disampaikan Marco di Abepura, Kota Jayapura, Rabu (26/8/2026). Ia menekankan bahwa terciptanya situasi yang kondusif tidak bisa digantungkan semata-mata kepada aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh komponen masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan di Tanah Papua. Kami mendukung penuh operasi ini karena kehadiran personel di tengah masyarakat memberikan rasa aman, khususnya bagi warga di daerah rawan,” ujar Marco.
Marco menyoroti pentingnya pola komunikasi yang terbuka dan interaktif antara Satgas keamanan dengan warga lokal. Menurutnya, ruang dialog tersebut efektif membantu masyarakat menyampaikan aspirasi sekaligus memberikan informasi terkini mengenai kondisi lingkungan mereka secara langsung.
Oleh karena itu, ia mengimbau para tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, hingga generasi muda Papua untuk mengambil peran aktif dalam merawat hubungan sosial dan mencegah terjadinya perpecahan.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda Papua, untuk bergandengan tangan menjaga rumah kita bersama. Mari kita jaga kedamaian dan jauhi Tanah Papua dari segala bentuk kekerasan maupun konflik bersenjata,” tegasnya.
Secara khusus, Marco meminta para pemuda Papua untuk bersikap kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi yang berpotensi memicu konflik. Ia optimistis bahwa stabilitas keamanan yang terjaga akan membuka ruang lebih luas bagi keberlanjutan roda ekonomi, pembangunan, serta kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.(rls/mn)











