PeristiwaPeristiwa Daerah

Hadirkan Dewi Yull Bahas Peran Ibu dalam Keluarga, Kajian Dhuha PD Salimah Samarinda Dipadati Ratusan Jamaah


SAMARINDA — Lebih dari 400 muslimah dari berbagai wilayah di Kota Samarinda memadati Masjid Al Hijrah, Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, untuk mengikuti Kajian Dhuha yang digelar Komunitas Orangtua Bijaksana (KOB) PD Salimah Samarinda, Rabu (26/8/2026).

‎Kajian bertema “Menjadi Ibu yang Selalu Dirindukan Anak” itu menghadirkan tiga narasumber, yakni Ustadzah Hj. Hayati Fashiha Lubis, Lc., MA, Dewi Yull, dan Ustadz Hilman Abu Attaqy, M.Pd. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat peran ibu dalam keluarga melalui penguatan nilai-nilai pengasuhan, komunikasi, dan keteladanan.

‎Ketua PD Salimah Samarinda, Rita Widi Asmara, S.HI., M.Pd., mengatakan kajian tersebut menjadi ruang bagi para ibu untuk terus belajar dan menguatkan perannya dalam keluarga.

‎”Melalui kajian ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi para ibu untuk terus belajar dan menguatkan perannya dalam keluarga. Menjadi ibu yang dirindukan anak bukan tentang menjadi ibu yang sempurna, tetapi tentang bagaimana kita hadir dengan cinta, perhatian, keteladanan, dan menjadi tempat yang nyaman bagi anak untuk pulang,” ujarnya.

‎Menurut Rita, keluarga yang kuat berawal dari orang tua yang memiliki kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki diri dalam menjalankan amanah pengasuhan.

‎Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Jamaah yang datang memenuhi ruang utama hingga lantai dua Masjid Al Hijrah meski kegiatan berlangsung pada hari kerja.

‎Dalam pemaparannya, Ustadzah Hayati Fashiha Lubis yang merupakan lulusan Universitas Al-Azhar, Mesir, menekankan pentingnya pendidikan keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan keteladanan orang tua. Sementara itu, Dewi Yull berbagi pengalaman sebagai ibu dalam membangun kedekatan dengan anak melalui komunikasi yang hangat dan penuh kasih sayang.

‎Adapun Ustadz Hilman Abu Attaqy menyoroti pentingnya pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan karakter sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berkualitas.

‎Para narasumber sepakat bahwa menjadi ibu yang dirindukan anak tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga kemampuan menghadirkan rasa aman, kasih sayang, perhatian, serta menjadi tempat pulang yang nyaman bagi anak.

‎PD Salimah Samarinda berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membangun hubungan yang lebih kuat dengan anak dan keluarga.

‎Komunitas Orangtua Bijaksana (KOB) merupakan wadah yang diinisiasi PD Salimah Samarinda untuk memberikan edukasi, penguatan, dan pendampingan kepada para orang tua dalam menjalankan peran pengasuhan dan pendidikan keluarga.*

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: